Menolak tekanan untuk mulai merokok : Proyek Youth Karelia Utara.

  • Lima sampai 10 sesi kelas selama dua tahun mengajarkan keterampilan untuk menolak tekanan untuk mulai merokok untuk siswa berusia 13 sampai 15 tahun.
  • Dibandingkan dengan siswa dari sekolah perbandingan, kelompok perlakuan dilaporkan berkurang angka merokok segera setelah intervensi dan hingga tindak lanjut survei empat tahun.

 

Referensi : Vartiainen, E., Fallonen, U., McAlister, A. L., & Puska, P. (1990). Eight-year follow-up results of an adolescent smoking prevention program: the North Karelia Youth Project. American Journal of Public Health80(1), 78-79.

http://ajph.aphapublications.org/doi/abs/10.2105/AJPH.80.1.78

Advertisements

Pengurangan Kadar Lemak Dan Garam Pada Program Makan Siang Sekolah di Minnesota

  • Program ini dilaksanakan di 34 sekolah dasar di empat kabupaten sekolah yang mewakili wilayah geografis yang beragam dari Minnesota.
  • Sebuah tim ahli diet terdaftar, direktur jasa makanan, dan memasak manajer mengurangi lemak dan natrium kadar sekolah makan siang dengan memodifikasi resep dan metode persiapan makanan dan dengan mengidentifikasi dan memilih produk vendor (produk makanan siap) yang rendah lemak dan natrium.
  • Pendidikan gizi bagi siswa dan orang tua dilaksanakan untuk intervensi dalam 5 bulan. menu bulanan dianalisis kadar lemak, sodium, dan kandungan energi sebelum dan sesudah intervensi

Referensi : Snyder, M. P., Story, M., & Trenkner, L. L. (1992). Reducing fat and sodium in school lunch programs: the LUNCHPOWER! Intervention Study. Journal of the American Dietetic Association92(9), 1087-1091.

http://europepmc.org/abstract/med/1512366

Menurunkan risiko kejadian kardiovaskular dengan program Heart Smart makan siang sekolah

  • Menggunakan model kelas untuk mentransfer ilmu dan program makan siang sekolah untuk memfasilitasi perilaku makan sehat kardiovaskuler
  • Perubahan diet terfokus pada reduksi natrium, lemak (terutama lemak jenuh), dan gula pada makan siang sekolah.
  • Strategi untuk perubahan diet terdiri dari lima bidang utama dalam kuantitas produksi pangan: perencanaan menu, pembelanjaan makanan, modifikasi resep, persiapan makanan, dan teknik produksi pangan.
  • Rekomendasi ini dapat diterapkan untuk digunakan dalam program promosi kesehatan sekolah di seluruh bangsa.

 

Referensi : Nicklas, T. A., Forcier, J. E., Farris, R. P., Hunter, S. M., Webber, L. S., & Berenson, G. S. (1989). Heart Smart School Lunch Program: a vehicle for cardiovascular health promotion. American Journal of Health Promotion4(2), 91-100.

http://journals.sagepub.com/doi/abs/10.4278/0890-1171-4.2.91